Mobil Pintar BI Siap Sebarkan Tips Hadapi Krisis

Mobil Pintar BI Siap Sebarkan Tips Hadapi Krisis

- detikFinance
Senin, 22 Des 2008 10:49 WIB
Mobil Pintar BI Siap Sebarkan Tips Hadapi Krisis
Jakarta - Bank Indonesia (BI) meluncurkan leaflet kiat menghadapi kondisi keuangan global dan mobil pintar dalam rangka mensosialisasikan pendidikan perbankan dalam kondisi krisis.
 
Direktur Penelitian dan Pengaturan BI Halim Alamsyah dalam sambutannya di acara penyerahan hadiah pemenang lomba poster sekaligus peluncuran leaflet kiat menghadapi keuangan global mengatakan, BI sudah melakukan pendatanganan komitmen bersama beberapa perbankan nasional berupa edukasi perbankan baik dalam bentuk buku saku, leaflet dan iklan layanan masyarakat.

Sepanjang tahun 2008, BI sudah menerbitkan 39 leaflet, 2 buku saku, dan dua komik edukasi.

"Pada 2008 Industri perbanakan lakukan 8.000 kegiatan edukasi perbankan baik kepada murid, wartawan, maupun usaha UMKM," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (22/12/2008).
 
Ia mengatakan, BI bersama perbankan bank besar juga aktif melakukan edukasi kepada warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.
 
BI juga sudah melakukan kerjasama dengan OECD untuk edukasi perbankan, hal ini akan berlanjut di tahun depan dengan fokus edukasi di penelitian perbankan dan SDM BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, lomba poster yang sudah dilakukan BI mendapat respon positif dari masyarakat.

BI telah menerima 2.607 poster dan memilih 60 finalis dan akhirnya memilih 3 orang pemenang. Karya para pemenang tersebut akan dipamerkan di lobi BI juga museum BI.

Ia menambahkan, kondisi keuangan global telah mendorong BI untuk memberikan informasi lebih banyak.

"Pada intinya memberikan pendidikan bagi masyarakat untuk mengetahui dulu info produk yang dijual perbankan. Jadi masyarakat memiliki panduan dalam menyikapi kondisi ekonomi global pada hari ini," ujarnya.
 
Sinergi edukasi perbankan dengan mobil pintar yang baru diluncurkan tersebut dimaksudkan untuk memberi pendidikan ke masyarakat sehingga dapat merangkul banyak masyarakat usia sekolah.
 
"Walau tahun 2008 yang dicanangkan sebagai tahun edukasi perbankan akan berakhir, tak berarti pelaksanaan edukasi perbankan akan berakhir pula. Di tahun 2009, akan lebih banyak lagi edukasi perbankan," imbuhnya.

(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads