Selanjutnya ekonomi syariah diharapkan tak sekedar menjadi sebagai sebuah landasan ekonomi yang bisa mencegah terjadinya krisis ekonomi, namun juga harus menawarkan solusi.
Demikian disampaikan Muliaman Hadad dalam pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi SyariahΒ periode 2008-2011, di Gedung Kebon Sirih, Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (23/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Sebagai sebuah masyarakat, lanjut Muliaman, keanggotaan MES berasal dari berbagai disiplin. Pluralisme yang homogen merupakan asset yang besar bagi kemajuan MES.
"Di pengurusan ini beraneka ragam latar belakangnya, ada birokrat, ada pengamat, dari politisi ada pak Drajad Wibowo dan kabareskrim Pak Susno Djuaji ada disini. Dari keyakinan agama tidak semua muslim," ungkapnya.
Keanekaragaman ini, imbuh Muliaman, menggambarkan ekonomi syariah tujuannya bermanfaat untuk masyarakat indonesia secara keseluruhan.
"Pluralisme jangan menjadi hambatan dalam operasional organisasi. kita punya tujuan yang sama yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah," ungkapnya.
Seperti diketahui, Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah didirikan pada 26 Maret 2001. MES menjadi mitra pemerintahΒ (eksekutif dan legislatif) dan juga BI dalam mengembangkan ekonomi sayraiah. MES bersama-sama dengan MUI untuk mendorong pemerintah dalam mencanangkan gerakan ekonomi syariah secara nasional.
(epi/qom)











































