Dana BUMN Belum Banyak Masuk ke Pasar Syariah

Dana BUMN Belum Banyak Masuk ke Pasar Syariah

- detikFinance
Rabu, 24 Des 2008 08:15 WIB
Dana BUMN Belum Banyak Masuk ke Pasar Syariah
Jakarta - Dana dari perusahaan BUMN masih jarang yang masuk ke pasar syariah. Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengaku akan mendorong BUMN melakukan diversifikasi portofolio ke syariah.

"Kalau market share masih kecil, maka saya duga dana BUMN belum banyak tapi saya dapat laporan kalau tingkat loan to deposit ratio syariah cukup tinggi," ujar Sofyan usai menghadiri usai pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah  periode 2008-2011, di gedung Bank Indonesia, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (23/12/2008).

Sofyan menjelaskan, keputusan BUMN untuk menempatkan dananya berada di masing-masing BUMN itu sendiri. "Kita tidak melarang dan kita meng-encourgage, artinya keputusan menempatkan dana sangat tergantung pada strategi mereka, tapi bank syariah merupakan salah satu tempat mereka  menempatkan dananya," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, lanjut Sofyan, pihaknya akan mendorong agar BUMN masukan dana ke syariah. "Kita akan mendorong supaya mereka (BUMN)  melakukan diversifikasi portofolio termasuk ke bank syariah," jelasnya.

Sofyan memprediksi pertumbuhan ekonomi syariah akan tinggi di tahun depan. "Tumbuh tinggi, tapi basisnya kecil sehingga market ini perlu diperbanyak. ita akan mendorong supaya mereka (BUMN)  melakukan diversifikasi portofolio termasuk ke bank syariah," ungkapnya.

Sofyan menambahkan, saat ini peranan ekonomi syariah masih sangat kecil terhadap perekonomian Indonesia."Saat ini kontribusi syariah masih sangat kecil kurang dari 3 persen. Kalau dijadikan solusi menghadapi krisis masih jauh, namun jika ini diupayakan terus menerus  ekonomi syariah dapat  dijadikan alternatif," katanya. (epi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads