Penandatangan Kerjasama ini dilaksanakan bersamaan dengan acara Executive Briefing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (30/12/2009).
Ketua HIMBARA sekaligus Direktur Utama Mandiri Agus Martowardojo mengatakan, kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman Himbara dan Telkom 18 September 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, tahap awal dalam kerjasama ini adalah merelisasikan pengintegrasian sistem jaringan ATM keempat bank anggota Himbara. Tahap berikutnya, pengembangan akan diperluas untuk mesin EDC (Electronic Data Capture) serta channel lainnya.
Sedangkan untuk tahap selanjutnya, diharapkan pengintegrasin ini diarahkan untuk menuju independent Self Regulatory Organization (SRO).
Berdasarkan potensi Transaksi Elektronik Himbara per November 8, saat ini anggota Himbara memiliki 7.386 ATM atau 37 persen dari total ATM di Indonesia dengan jumlah transaksi ATM per bulan sekitar 2,1 juta transaksi antar nasabah Himbara.
Sedangkan Kartu Debit berjumlah 16 juta kartu atau sekitar 47 persen dari total Kartu Debit di Indonesia dan keempat bank anggota Himbara tersebut juga telah memiliki 46.000 EDC atau 29 persen dari total EDC di Indonesia.
"Jumlah transaksi yang sangat besar ini akan memberikan potensi yang sangat baik bagi peningkatan pendapatan fee based income Bank Bank Anggota Himbara serta pendapatan Telkom," katanya.
(ang/ir)











































