Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ali Rosidi mengatakan, dari tingkat deflasi tersebut, ternyata deflasi terjadi hanya pada komponen barang yang harganya diatur oleh pemerintah dimana terjadi deflasi 2,15%.
Sedangkan untuk inflasi komponen inti yang menjadi wilayah kebijakan moneter, pada Desember mengalami inflasi 0,42%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ali mengatakan, apabila bank sentral rigit dalam mengacu pada inflasi inti, maka BI Rate seharusnya bisa ditekan di bawah 9,25%. "Inflasi inti year on year di Desember 2008 itu sebesar 8,29% sedangkan BI Rate masih 9,25%, jadi itu masih terlalu tinggi," timpalnya.
Dia mengharapkan ke depan BI akan merespons deflasi ini dengan penurunan BI Rate, sebab jika tidak maka perekonomian akan sulit tumbuh.
"Kebijakan moneter belum efektif kendalikan inflasi, yang langsung itu justru kebijakan pemerintah seperti penurunan BBM, itu langsung dampaknya," tukasnya.
(dnl/ir)











































