Kebijakan BI Tak Efektif Tahan Laju Inflasi

Kebijakan BI Tak Efektif Tahan Laju Inflasi

- detikFinance
Senin, 05 Jan 2009 16:22 WIB
Kebijakan BI Tak Efektif Tahan Laju Inflasi
Jakarta - Kebijakan moneter yang dilakukan oleh BI dinilai belum efektif dalam menahan laju inflasi dan juga super defensif. Hal ini terlihat dari hasil deflasi pada Desember 2008 yang sebesar 0,04%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ali Rosidi mengatakan, dari tingkat deflasi tersebut, ternyata deflasi terjadi hanya pada komponen barang yang harganya diatur oleh pemerintah dimana terjadi deflasi 2,15%.

Sedangkan untuk inflasi komponen inti yang menjadi wilayah kebijakan moneter, pada Desember mengalami inflasi 0,42%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Deflasi Desember 2008 adalah karena administered price sedangkan inflasi inti naik. Berarti deflasi itu karena kemampuan pemerintah mengendalikan tingkat harga pada bulan Desember, sedangkan kebijakan moneter super defensif yang dilihat dari BI Rate yang masih tinggi," tutur Ali dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (5/1/2009).

Ali mengatakan, apabila bank sentral rigit dalam mengacu pada inflasi inti, maka BI Rate seharusnya bisa ditekan di bawah 9,25%. "Inflasi inti year on year di Desember 2008 itu sebesar 8,29% sedangkan BI Rate masih 9,25%, jadi itu masih terlalu tinggi," timpalnya.

Dia mengharapkan ke depan BI akan merespons deflasi ini dengan penurunan BI Rate, sebab jika tidak maka perekonomian akan sulit tumbuh.

"Kebijakan moneter belum efektif kendalikan inflasi, yang langsung itu justru kebijakan pemerintah seperti penurunan BBM, itu langsung dampaknya," tukasnya.

(dnl/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads