Sukuk Ritel Ditawarkan Mulai 6 Februari 2009

Sukuk Ritel Ditawarkan Mulai 6 Februari 2009

- detikFinance
Rabu, 07 Jan 2009 13:14 WIB
Sukuk Ritel Ditawarkan Mulai 6 Februari 2009
Jakarta - Pemerintah akan mulai menawarkan sukuk ritel perdana pada 6-20 Februari 2009. Batas pembelian sukuk ritel ini minimum Rp 5 juta.

Demikian disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam keterangan pers di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (7/1/2009).
 
Seperti diketahui, pemerintah akan menerbitkan SBSN/sukuk ritel perdana pada bulan Februari 2009 dengan target individu warga negara Indonesia. Penerbitan ini akan menjadi salah satu sumber pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2009.
 
Karakteristik sukuk ritel ini memiliki akad ijarah sale and lease back dengan tenor 3 tahun nominal per unitnya Rp 1 juta batas minimum Rp 5 juta dan kelipatannya dengan jatuh tempo tanggal 25 Februari 2012. Sedangkan pembayaran imbalan bulanan setiap tanggal 25.
 
"Yield belum ditetapkan akan kita finalkan sehari sebelum masa penawaran dimulai," katanya.
 
Rencananya sukuk ritel ini akan memasuki masa penawaran pada tanggal 6 sampai 20 Februari 2009. Sedangkan penjatahan akan dilakukan pada 23 Februari 2009, pembayaran penyelesaian (settlement) pada 25 Februari 2009 dan tanggal pencatatan di bursa 26 Februari 2009.
 
"Kita tidak menentukan nilai berapa indikatif, karena tergantung berapa jumlah yang dijual oleh agen penjual yang akan kita mintakan berapa kemampuan mereka jual dari 13 agen penjual. Nanti akan kita umumkan target masing-masing agen penjual," katanya.
 
Agen penjual sukuk ritel ini mencakup 13 agen penjual yang meliputi 4 bank umum konvensional, 1 Bank Umum Syariah dan 8 perusahaan efek.
 
Bank Umum: Bank Mandiri, Citibank, HSBC dan BII
Bank Syariah: Bank Syariah Mandiri
Perusahaan Efek: Danareksa Sekuritas, Trimegah Securities, CIMB-GK Securities, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Reliance Securities, Anugerah Securindo Indah, Bahana Securities dan BNI Securities.
 
"Dari sisi return sukuk ritel akan lebih baik dari deposito, dari sisi keamanan itu pasti aman deh," ujar Rahmat.
  (hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads