Demikian disampaikan Ketua Umum Kadin MS Hidayat ketika dihubungi detikFinance, Rabu (7/1/2009).
"Yang penting lending rate harusnya bisa menjadi 14% hingga 15% dari 18%," katanya.
Tidak Puas
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari dulu kita mintanya gak pernah di penuhi 100% paling 80%," kata
Sementara itu Ketua Komite Tetap Perdagangan Dalam Negeri Kadin Bambang Soesatyo menilai, masyarakat patut kecewa terhadap keputusan BI yang hanya memangkas 50 basis poin karena menyangkut beban masyarakat terhadap kredit bank selama ini.
"Tentu saja tidak hanya Kadin yang kecewa. Namun juga dunia usaha dan masyarakat yang sebagian besar masih menanggung angsuran kredit perbankan," katanya.
Dikatakan Bambang, otoritas Bank Indonesia dinilainya ternyata kurang responsif terhadap krisis. Ia mengharapkan Seharusnya Bank Indonesia bisa lebih fleksibel mengingat ancaman inflasi sudah berkurang saat ini.
(hen/lih)










































