"Februari mungkin (turun), tapi akan kita lihat. Biasanya ada time lack karena bunga simpanan belum semua turun," jelas Direktur Utama BTN Iqbal Latanro ketika ditemui disela-sela diskusi di Menara BTN, Jakarta, Rabu (14/1/2009).
BTN saat ini saat ini memasang suku bunga 10% untuk deposito yang biasa dan paling tinggi 12%. Sementara bank lain banyak yang menawarkan suku bunga hingga 14%. Menurut Iqbal, suku bunga simpanan itu akan menjadi salah satu pertimbangan penurunan suku bunga KPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iqbal mengatakan dirinya belum bisa mengestimasi berapa penurunan suku bunga kredit yang akan dilakukan, karena BI Rate bukan merupakan satu-satunya indikator. Ada juga faktor bunga KPR yang dipatok bank lain.
"Kemudian bagaimana cost of fund kita saat ini, kemudian komposisi dana mahal kita jatuh temponya kapan, itu yang kita perhitungkan. Setiap bulan kami lakukan evaluasi. Untuk bulan ini, minggu depan kita akan lakukan evaluasi untuk cost of fund kita," katanya.
Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad mengatakan memang ada rentang waktu penurunan suku bunga kredit setelah BI Rate diturunkan.
"Memang kalau reference rate turun kita berharap semuanya mengikuti, memang kadang-kadang butuh waktu," ujarnya.
(dnl/qom)











































