"Yang bersangkutan telah mengundurkan diri sejak 16 Januari 2009. Pengunduran tersebut dilakukan sepenuhnya atas kehendak yang bersangkutan," kata Corporate Secretary Bank Danamon, Dini Herdiri dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Kamis (22//1/2009). Β
Danamon saat ini menjadi emiten yang paling banyak mendapat sorotan pelaku pasar. Penurunan laba bersih 2008 sebesar 29% menjadi Rp 1,5 triliun dibanding 2007 sebesar Rp 2,117 triliun masih menjadi pertanyaan apa yang menjadi pemicunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters juga menulis saat ini Danamon telah menunjuk Morgan Stanley dan Citigroup untuk untuk rencana rights issue. Namun kejelasan rencana rights issue ini belum mendapat konfirmasi dari pihak Danamon. Β
Sementara Direktur Utama Danamon Sebastian Paredes dalam siaran persnya, Rabu (21/1/2009) mengatakan layaknya institusi finansial lain, Bank Danamon pun juga tak bisa menghindar dari krisis finansial global.
Pada kuartal terakhir 2008, krisis keuangan global telah membawa dampaknya pada Indonesia dan mengakibatkan depresiasi tajam pada nilai tukar Rupiah, sementara harga-harga komoditas berjatuhan.
"Hal ini berdampak terhadap arus kas beberapa eksportir dan kemampuan mereka untuk terus memenuhi kewajiban mereka sehubungan dengan kontrak foreign exchange forwards," jelas Sebastian.
Berkaitan hal tersebut, lanjut Sebastian, Danamon telah secara aktif bernegosiasi dengan para nasabah untuk mencari solusi terbaik dan mendukung mereka dalam masa-masa sulit ini.
"Kami konfirmasikan bahwa Danamon telah mengambil posisi yang sangat konservatif dalam menetapkan pencadangan di kuartal keempat 2008, yang memungkinkan kami untuk beroperasi tanpa tambahan kerugian dari kontrak foreign exchange forwards di tahun 2009," ujar Sebastian.
(ir/qom)











































