Sofyan: Tidak Ada yang Salah dari Transaksi Derivatif BUMN

Sofyan: Tidak Ada yang Salah dari Transaksi Derivatif BUMN

- detikFinance
Jumat, 23 Jan 2009 14:20 WIB
Sofyan: Tidak Ada yang Salah dari Transaksi Derivatif BUMN
Jakarta - Kerugian yang diderita beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari transaksi hegding valuta asing dinilai biasa saja. Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, sudah biasa perusahaan mengalami untung dan rugi dalam kegiatan usahanya.
Β 
"Saya sudah panggil BUMN-nya untuk tanya apa yang terjadi. Sebagaimana orang usaha, tidak ada yang salah dalam hal itu. Namanya orang usaha pasti ada untung dan rugi," katanya.
Β 
Ia mengatakan, transaksi derivatif yang dilakukan BUMN tersebut bukanlah untuk spekulasi tapi hedging biasa saja. Kerugian yang mereka derita akibat melemahnya nilai tukar Rupiah di penghujung tahun 2008.
Β 
"Untuk selanjutnya, biarkan mereka mengatasi masalah mereka sendiri. Mereka juga sudah bilang punya cara untuk selesaikan sebaik-baiknya," jelasnya.

Sejumlah BUMN disebut-sebut mengalami rugi derivatif , salah satunya melalui transaksi kontrak lindung nilai atau heding valas dari gejolak nilai tukar. Dengan kerugian derivatif itu, maka diperkirakan sebagian BUMN tidak akan mencapai target labanya.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads