Ekonomi Syariah Harus Lebih Dikembangkan

Ekonomi Syariah Harus Lebih Dikembangkan

- detikFinance
Sabtu, 24 Jan 2009 13:49 WIB
Ekonomi Syariah Harus Lebih Dikembangkan
Jakarta - Di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sistem ekonomi syariah harus bisa dikembangkan lagi supaya bisa menjadi sistem alternatif di samping sistem ekonomi konvensional.
 
Demikian hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) sekaligus Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardjojo di sela-sela Rakernas Pengurus Pusat MES dengan tema Roadmap Ekonomi Syariah sebagai Sistem Ekonomi Indonesia di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (24/1/2009),
 
"Sistem ekonomi syariah ini bukan hanya untuk masyarakat Islam, tapi juga dilihat sebagai alternatif sistem yang memang dulu banyak diperhatikan disamping sistem ekonomi konvensional. Sekarang ini sistem ekonomi Islam harus lebih diperhatian dan dikembangkan dimulai dengan basis undang-undang," katanya.
 
Menurutnya, saat ini perlu sekali adanya sosialisasi mengenai sistem ekonomi syariah sebagai sistem bagian ekonomi Indonesia. Walaupun memang perkembangannya di negara kita lebih lambat dbandingkan yang selama ini berjalan di negara-negara lain.
 
"Ini kan baik sekali dan untuk kita lebih mempersiapkan ekonomi syariah di sistem ekonomi Indonesia. Yang kita sebut masyarakat ekonomi syariah itu tidak hanya masyarakat yang paham instrumen keuangan terkait syariah, tetapi juga kelembagaannya. Mulai dari perbankan, pasar modal, asuransi dan dana pensiun. Itu semua harus disiapkan," jelasnya.
 
Ia mengatakan, selain itu perlu juga ada persiapan terkait dengan sistemnya, seperti istem teknologi, kebijakan dan prosedur Ekonomi Syariah.
 
Agus menambahkan, diperlukan sumberdaya manusia yang sangat kompeten dalam seluruh kegiatannya. "Jadi kalau tidak punya sumber daya manusia yang kompeten, nanti perkembangannya akan terbatas," ujarnya.
 
Yang paling penting perlu diperhatikan, menurut Agus adalah adalah pasar Ekonomi Syariah itu sendiri. Dengan pasar yang jelas, pengguna jasa Ekonomi Syariah bisa semakin meluas lagi. "Jadi, nanti dewan, anggota, dan pengurus ekonomi syariah akan mendiskusikan hal ini dan akan mulai menyusun roadmapnya," imbuhnya.
 
Ia berharap, jika semua komponen penting tersebut disusun dalam satu buah roadmap, maka semua elemen akan bisa berpartisipasi dan mencari satu alternatif untuk mempertimbangkan sistem Ekonomi Syariah di sistem ekonomi Indonesia.
 
Namun, semua itu perlu waktu supaya bisa tumbuh secara berkesinambungan. "Semua hal tadi perlu dapat perhatian dan dikelola secara baik. Jangan sampai good corporate governance-nya tidak dibangun," ucapnya.


(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads