Β
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2009).
Β
"Kenaikkan yield SUN terjadi karena kondisi sulitnya pendanaan di tengah krisis yang terjadi," ujarnya.
Dalam paparannya Sri Mulyani menuturkan, untuk yield SUN bertenor 5 tahun per 20 Januari 2009 yield-nya naik jadi 11,93% dari 11,8% di akhir 2008. SUN bertenor 10 tahun per Januari 2009 yield-nya naik jadi 12,107% dari 11,889% di akhir 2008.
Β
Untuk SUN bertenor 30 tahun per 20 Januari 2009 yield-nya naik jadi 12,525% dari 12,191% di akhir 2008. Kemudian untuk obligasi global INDO-18 per 20 Januari 2009 yield-nya naikjadi 10,916% dari 9,421% di akhir 2008.
Sri Mulyani mengatakan, risiko berinvestasi di emerging market saat ini meningkat yang tercermin dari melonjaknya CDS (Credit Default Swap) beberapa negara.
Β
Selain itu di Indonesia juga terjadi peningkatan premi risiko yang tercermin dari CDS Indonesia yang meningkat tajam dan spread antara Global Bond Indonesia versus US Treasury yang meningkat tajam.
Β (dnl/qom)











































