Demikian disampaikan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (28/1/2008).
"Untuk tahun 2009 kita targetkan premi sebanyak Rp 2,8 triliun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan, pertumbuhan rasio keuangan pada 2009 didorong perencanaan kebijakan keuangan perseroan yang bakal lebih konservatif. Salah satunya, tahun ini BUMN itu akan lebih banyak menyimpan investasi dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN).
"Karena kalau SUN kan risikonya lebih terukur," jelasnya.
Menurutnya, investasi perseroan dalam bentuk SUN di tahun 2009 akan ditingkatkan hingga 60 persen, sedangkan di tahun 2008 hanya 20 persen.
"Tahun lalu penempatan dana dilakukan secara kombinasi antara obligasi korporasi maupun pemerintah, kebanyakan dalam bentuk reksa dana," tegasnya.
Ia optimistis target tersebut bisa tercapai dengan adanya pertumbuhan jumlah peserta asuransi yang ditargetkan mencapai 4 juta orang pada 2009.
(ang/qom)











































