BPD, Mandiri, BNI akan Biayai 19 Proyek PDAM Rp 10 Triliun

BPD, Mandiri, BNI akan Biayai 19 Proyek PDAM Rp 10 Triliun

- detikFinance
Kamis, 29 Jan 2009 15:18 WIB
BPD, Mandiri, BNI akan Biayai 19 Proyek PDAM Rp 10 Triliun
Jakarta - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama dengan dua bank BUMN yaitu Bank Mandiri dan BNI, menggalang sindikasi kredit untuk membiayai 19 proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) senilai Rp 10 triliun dalam 5 tahun ke depan.
 
Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Asbanda Winny E. Hassan dalam acara lokakarya di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, Jakarta, Kamis (29/1/2009).
 
"Sebagai asosiasi yang mewadahi 26 BPD se-Indonesia, Asbanda terus melakukan koordinasi internal untuk mempelajari berbagai prospek pendanaan tersebut," ujarnya.
 
Selain PDAM, belum lama ini Asbanda juga menekankan keikutsertaan BPD dalam penyaluran kredit sindikasi dalam sektor potensial seperti infrastruktur dan pembangkit tenaga listrik.
 
"Asbanda berkomitmen melakukan berbagai sindikasi pembiayaan seperti Asbanda-PLN Merah Putih untuk membiayai proyek pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW di 13 kota, proyek perbaikan sanitasi, proyek 1.000 tower untuk penataan pemukiman dan kawasan," papar Winny.
 
Dikatakan Winny, total aset BPD seluruh Indonesia menunjukkan kenaikan yang konsisten. Dari Rp 159 triliun di 2006, menjadi Rp 170 triliun di 2007, dan hampir mencapai Rp 195 triliun pada November 2008 (pertumbuhan 14,6% dalam 11 bulan dari akhir 2007 ke November 2008).
 
"Nilai aset ini mengantar BPD seluruh Indonesia sebagai bank keempat terbesar setelah Bank Mandiri, BCA dan BRI," tandas Winny.
 
Kinerja perkreditan meningkat, dimana LDR kini mencapai 60,11% dan terus menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun.
 
"Untuk NPL seperti halnya yang dialami oleh semua bank di situasi krisis ini, menunjukkan kenaikan tipis menjadi 1,8%," tukasnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads