"Kita targetkan Rp 95 miliar yang kita jual," kata Wadirut Bank Mandiri, I Wayan Agus Mertayasa disela-sela acara peluncuran sukuk ritel di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (30/1/2009).
Untuk penjualan sukuk ritek ini, agen penjual akan mendapatkan fee 0,5%. "Kalau kita bisa jual banyak kita dapat fee banyak juga, apalagi tingkat kupon yang ditawarkan 12% cukup tinggi, jadi kita berharap bisa menjual lebih banyak," ujar Wayan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mandiri menargetkan bisa menjual sukuk ritel ini ke nasabah-nasabah ritel dan nasabah baru. Sukuk ritel ini berjangka waktu 3 tahun dan calon nasabah yang ingin membeli minimum Rp 5 juta.
Sementara Menkeu yang juga Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan sukuk ritel diterbitkan untuk menampung dana masyarakat yang saat ini mengendap saja di bank baik di tabungan atau instrumen lain serta di bank-bank syariah.
"Dana ini juga untuk membantu defisit pemerintah saat ini. Pemerintah akan menerbitkan berbagai instrumen untuk menutup defisit anggaran di tengah kondisi pasar yang bergejolak," kata Menkeu.
(ir/qom)










































