Hal ini dikatakan oleh Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pengelolaan Utang
Departemen Keuangan Dahlan Siamat kepada detikFinance, Sabtu (7/2/2009).
"Penjualan SR001 oleh Agen Penjual terbesar adalah AAA sekurities, Bank Mandiri, HSBC, Trimegah Securities dan Danareksa Sekuritas," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nampaknya minat masyarakat membeli sukuk retail cukup besar.
Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan tingkat suku bunga yang trennya downturn yang terlihat dari berlanjutnya kebijakan penurunan BI Rate menjadi 8,25%," kata Dahlan.
Masa penawaran sukuk ritel sendiri dibuka pemerintah sejak 30 Januari sampai 20 Februari 2009. Dan para Agen Penjual sukuk ritel mengatakan potensi dari penjualan instrumen ini bisa mencapai Rp 5 triliun.
"Penurunan BI Rate sudah pasti akan memicu penurunan tingkat bunga perbankan. Sementara SR001 menawarkan imbalan tetap 12% sampai dengan jatuh tempo (3 tahun)," pungkas Dahlan.
(dnl/dnl)










































