Hal ini dikatakan oleh Direktur Retail Banking Bank Mega Kostaman Thayib ketika ditemui usai acara penandatanganan MoU dengan Mandala Airlines di Gedung Bank Mega, Jakarta, Senin (9/2/2009).
"Sampai saat ini pemegang kartu kredit (Mega Visa) mencapai 500.000 kartu kredit, outstanding kartu kreditnya Bank Mega sebesar Rp 1 triliun, dan target sampai akhir tahun 2009 akan mencapai 700.000 card holder," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini pemegang kartu kredit hanya berada di kota besar bagian barat, maka kami tetap melihat kartu kredit di bagian Timur, menurut kami potensi kedepannya bagi Bank Mega cukup baik dan marketnya bagus di kartu kredit," katanya.
Untuk mendukung bisnisnya, maka di tahun 2009, Bank Mega akan menambah 200 kantor cabang di Indonesia bagian Timur sehingga total kantor cabang Bank Mega mencapai 500 kantor cabang di seluruh Indonesia.
Hingga pertengahan tahun 2009 ini, jelas Kostaman, Bank Mega akan menambah 50 kantor cabang baru dan akan mencapai 500 jaringan kantor di akhir tahun 2012.
Kostaman mengatakan dengan adanya krisis global dan juga gejala PHK yang terjadi saat ini, perseroan memprediksikan NPL untuk kartu kredit akan meningkat, namun tidak akan lebih dari 1%.
Bank Mega Fokus Di UMKM dan Komersil
Di tengah ancaman krisis keuangan global yang saat ini terjadi, Bank Mega akan fokus kepada kredit di sektor UMKM dan komersil. "Sektor ini selalu tahan terhadap krisis, dan NPL-nya kecil, suku bunga akan turun, baik dana (funding) maupun kredit," ujar Kostaman.
Kostaman mengatakan untuk NPL di sektor UMKM Bank Mega saat ini masih di bawah 1%. "Insentif dari BI ke UMKM merupakan tujuan yang baik dari pemerintah, tidak distop. Bila kredit distop maka growth ekonomi akan berkurang, ketentuan BI akan mendorong kucuran kredit perbankan kepada UMKM," pungkasnya.
(dnl/lih)











































