Bank Permata sejak tahun 2002 selalu masuk daftar top ten DPK terbesar, namun di 2007 posisinya tergusur dengan masuknya Bank Panin. Tapi di tahun 2008, Bank Permata kembali nangkring di jajaran 10 DPK bank terbesar.
Berdasarkan data statistik perbankan BI yang dilansir, Selasa (10/2/2009), masuknya Bank Permata karena hilangnya Bank Lippo dari peredaran yang kini telah bergabung dengan Bank Niaga dengan nama CIMB Niaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urutan ke-10 bank terbesar DPK itu tidak mengalami perubahan dari nomor 1-6, perubahan baru terjadi dari urutan 7-10. BII yang semula dari nomor 7 turun ke 8 dan tempatnya disalip oleh Bank Panin.
Citibank menempati posisi buntut di urutan 10 atau turun dari posisi tahun sebelumnya di urutan 8. Sedangkan Bank Lippo yang semula di urutan 10 kini sudah tidak ada lagi.
Berikut daftar 10 bank terbesar DPK di tahun 2008.
- Bank Mandiri Rp 273,566 triliun
- Bank Central Asia (BCA) Rp 209,535 triliun
- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp 201,093 triliun
- Bank Negara Indonesia (BNI) Rp 162,775 triliun
- Bank Danamon Indonesia Rp 74,492 triliun
- Bank CIMB Niaga Rp 51,560 triliun
- Bank Internaional Indonesia (BII) Rp 43,712 triliun
- Bank Permata Rp 42,803 triliun
- Citibank Rp 34,289 triliun.
(ir/ir)











































