BCA Siapkan US$ 40 Juta untuk Perbaikan Infrastruktur

BCA Siapkan US$ 40 Juta untuk Perbaikan Infrastruktur

- detikFinance
Selasa, 10 Feb 2009 13:23 WIB
BCA Siapkan US$ 40 Juta untuk Perbaikan Infrastruktur
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan dana sekitar US$ 40 juta untuk perbaikan dan penambahan infrastruktur perseroan di tahun ini.
 
Demikian dikemukakan oleh Direktur Retail BCA Suwignyo Budiman usai penandatanganan kerjasama e-tiket bersama PT Metro Batavia di Hotel Red Top, Jakarta, Selasa (10/2/2009).
 
"Tiap tahun kita siapkan US$ 40 juta untuk investasi termasuk perbaikan dan penambahan infrastruktur. Sumber dananya dari kas internal," katanya.
 
Dana sebesar itu akan digunakan emiten bank itu untuk menambah jumlah kantor cabang, menambah dan mengganti mesin ATM juga mesin electronic data capture (EDC) juga meningkatkan sistem informasi teknologi.
 
Ia mengatakan, untuk kantor cabang akan ditambah sekitar 40-50 kantor cabang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, saat ini bank swasta tersebut sudah memiliki 844 kantor cabang.
 
Sedangkan untuk mesin ATM, ia mengatakan akan ditambah sekitar 700 unit. Mesin ATM baru tersebut juga akan menggantikan mesin ATM yang sudah berumur lebih dari sepuluh tahun. Menurutnya, harga satu buah mesin ATM mencapai US$ 15.000 per unit.
 
BCA juga akan menambah sebanyak 45.000 unit EDC yang biasa dipakai untuk transaksi kartu kredit dan debit. Hingga saat ini, perusahaan itu sudah memiliki 85.000 unit EDC yang digunakan di berbagai tempat di Indonesia.
 
"Tahun ini juga semua public payment akan kita garap, mulai dari pembayaran air minum, listrik, pajak, dan telepon," ujarnya.
 
Migrasi Kartu Kredit dan Debet
 

Ia mengatakan saat ini perseroan masih melakukan migrasi kartu kredit magnetik menjadi chip, selain kartu kredit juga akan dilakukan migrasi kartu debit.
 
"Kita belum hitung keseluruhan biayanya secara persis, karena akan dilakukan secara bertahap semoga bisa cepat selesai," katanya.
 
Ia mengatakan, jumlah pemegang kartu kredit BCA saat ini sebanyak 1,8 juta. Pengguna kartu kredit tersebut jumlahnya tumbuh sekitar 30 persen per tahun. Ia berharap tahun ini pertumbuhannya tetap sekitar 30 persen. Sedangkan jumlah pengguna kartu debit mencapai lebih dari 8 juta. (ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads