Alokasi awal yang terdapat dalam APBN 2009 sebanyak Rp 1,4 triliun. Penambahan sebanyak Rp 1 triliun dilakukan atas keputusan presiden dan Rp 1 triliun sisanya diambil diusulkan pemerintah dari dana alokasi stimulus fiskal untuk infrastruktur.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Deputi Bidang Kordinasi Industri dan Perdagangan Menko Perekonomian Edy Putra Irawady di sela-sela acara Lokakarya Industri Pariwisata dan UMKM Kabupaten Garut, Garut, Rabu (11/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, selama ini sektor industri yang sering diberi kucuran kredit antara lain jasa perdagangan, pertanian perikanan, dan pertambangan. Khusus tahun ini, ia meminta perkuat kucuran kredit di sektor pariwisata dan manufaktur.
Pemerintah juga meminta kepada bank-bank yang biasa mengucurkan KUR untuk bisa membuat program khusus untuk KUR dalam masa krisis. Salah satunya adalah mempercepat proses pengucuran kredit yang selama ini membutuhkan waktu 15 hari.
"Sebetulnya banyak orang butuh (kredit) cepat di masa krisis ini. Perbankan sekarang tidak bisa cepat karena lambat di birokrasi internal," ujarnya.
(ang/qom)











































