Hal ini dikatakan oleh Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Dahlan Siamat kepada detikFinance, Kamis (12/2/2009).
"Ada 5 agen penjual yang minta upsize yaitu AAA securities, Bank Mandiri, HSBC, Reliance dan Trimegah Securities. Total target penjualan setelah upsizing kuota menjadi Rp 3,4 triliun," tuturnya.
Memang sampai dengan Rabu (11/2/2009), total penjualan sukuk ritel SR001 pada 13 agen penjual sudah mencapai Rp 2,5 triliun atau jauh melampau target awal dari 13 agen penjual yang sebesar Rp 1,7 triliun.
"Kami optimis jumlah ini (Rp 3,4 triliun) akan tercapai mengingat sisa waktu penawaran masih ada 9 hari lagi (sampai 20 Februari 2008) dan minat investor untik membeli sukuk ritel yang masih cukup besar," tandasnya.
Dahlan mengatakan semua agen penjual saat ini masih sangat aktif melakukan marketing di daerah-daerah. "Capaian hasil penjualan tersebut dalam kondisi pasar seperti ini sudah sangat baik. Kita berharap menjelang hari-hari terakhir penutupan penawaran, permintaan beli sukuk ritel akan meningkat tajam sesuai pengalaman dalam penjualan ORI selama ini," paparnya.
Adapun agen penjual yang jumlah penjualan terbesar adalah AAA Securities, Bank Mandiri, Trimegah Sekuritas, HSBC dan Danareksa.
(dnl/ir)










































