"Target hingga Juni 2009 sekitar 500 ribu kartu melalui kerjasama dengan Alfamart," ujar Direktur Jaringan dan Operasi BBNI, Suwoko Singoastro usai penandatangan kerjasama di gedung BNI 46, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
BBNI baru saja menandatangani kerjasama penerbitan kartu debit pembayaran dengan Alfamart. Penandatanganan dilakukan oleh Suwoko dan Direktur Alfamart, Ang Gara Hans Prawira dan Soeng Peter Suryadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suwoko, target per kartu sebesar Rp 1 juta atau total target yang diperoleh dari penerbitan 500 ribu kartu sebesar Rp 500 miliar hingga Juni 2009.
"Mudah-mudahan bisa tercapai." ujar Suwoko.
Menurut Suwoko, kerjasama ini sekaligus untuk mendukung terbentuknya cashless society (masyarakat tanpa uang kas).
"Kartu prabayar ini bertujuan menciptakan cashless society. Jadi nanti bisa isi ulang di mesin ATM kita. Limitnya tergantung requirement dari Bank Indonesia, sekarang kalau tidak salah Rp 1 juta. Tapi dengan top up yg bisa dilakukan dimana saja baik ATM atau teller ini akan sangat konfiden untuk nasabah," papar Suwoko.
Suwoko juga mengatakan, kartu debit prabayar ini tidak hanya khusus untuk nasabah BNI. "Kartu prabayar sama seperti pulsa, siapapun bisa beli," imbuhnya.
Melalui kerjasama ini, BBNI berharap bisa mendorong penambahan jumlah nasabah. Kerjasama kartu debit prabayar ini juga akan dilakukan dengan berbagai perusahaan lainnya ke depan.
"Targetnya tumbuh 30% per tahun," ujar Suwoko.
(dro/lih)











































