Depkeu Lelang 4 Seri SUN Lagi 17 Februari

Depkeu Lelang 4 Seri SUN Lagi 17 Februari

- detikFinance
Kamis, 12 Feb 2009 14:00 WIB
Depkeu Lelang 4 Seri SUN Lagi 17 Februari
Jakarta - Departemen keuangan akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah pada 17 Februari 2009. Target indikatifnya adalah Rp 3 triliun dan akan digunakan untuk membiayai APBN 2009.

Surat Utang Negara yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar satu juta rupiah dengan seri-seri sebagai berikut:
  1. Seri SPN20100218 dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 18 Februari 2010;
  2. Seri FR0051 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 11,25% dan jatuh tempo tanggal1 5 Mei 2014. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Mei dan 15 November;
  3. Seri FR0036 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 11,5% dan jatuh tempo tanggal 15 September 2019. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Maret dan 15 September;
  4. Seri VR0019 (reopening) dengan tingkat bunga mengambang (variable rate) sebesar 11,24158% yang merupakan tingkat kupon SBI 3 bulan yang diterbitkan tanggal17 Desember 2008. Seri variable rate ini akan jatuh tempo tanggal 25 Desember 2014. Pembayaran kupon dilakukan tanggal 25 Maret, 25 Juni, 25 September dan tanggal 25 Desember.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Peserta Lelang dapat mengajukan penawaran pembelian kompetitif dan non-kompetitif. Alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN20100218 adalah sebesar 50% dari target indikatif, sedangkan untuk SUN seri FR0051, FR0036 dan VR0019 masing-masing adalah sebesar 20% dari total yang dimenangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah memiliki hak untuk menjual keempat seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan," ujar Kepala Biro Humas Depkeu Harry A Zoeratin dalam siaran persnya, Kamis (12/2/2009).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.08/2008 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana, lelang SPN seri SPN20100218 diikuti oleh Dealer Utama dengan mengajukan penawaran pembelian kompetitif serta Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif.

Lelang Obligasi Negara seri FR0051, FR0036 dan VR0019 diikuti oleh Dealer Utama dengan mengajukan penawaran pembelian untuk dan atas nama Pihak selain BI dan LPS dengan cara kompetitif danatau non-kompetitif, sedangkan LPS dapat mengikuti lelang dengan mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif.

Bagi Dealer Utama yang melakukan penawaran pembelian Surat Utang Negara untuk dan atas nama dirinya sendiri dan atau melalui Peserta Lelang lain hanya dapat melakukan penawaran pembelian dengan cara kompetitif.

(qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads