Hal ini dikatakan oleh Dewan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia, Dodit W Probojakti ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Senin (16/2/2009).
"Saat ini 70 persen kartu kredit di Indonesia sudah berbasis chip dan nanti pada tanggal 1 Januari 2010, seluruh kartu kredit di Indonesia akan berbasis chip semua," ujarnya.
Dodit juga menambahkan bahwa target nilai transaksi kartu pertumbuhan kartu kredit pada tahun ini akan terus tumbuh mencapai 15 sampai 20 persen.
"Sampai dengan tahun 2008 kemarin, total pemegang kartu kredit di Indonesia sebanyak 11,4 juta dengan jumlah total nilai transaksi sebesar Rp 105 triliun, nantinya akan bertambah di tahun ini," tambahnya.
Dessy Safitri Masri, Head Of Consumer Finance The Royal Bank Of Scotland (RBS) beberapa waktu yang lalu mengatakan nasabah pemegang kartu kredit RBS akan bertambah.
"Kami tidak akan menghentikan laju pertumbuhan kartu kredit, namun secara lebih selektif kami akan menargetkan pemegang kartu kredit baru sebanyak 16.000 sampai 200.000 pemegang kartu kredit baru," jelasnya.
Sementara Rico Frans, Country Marketing Head Citibank NA sebelumnya juga mengatakan bahwa peluang masih terbuka lebar untuk masyarakat Indonesia dalam menikmati metode pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.
"Sampai saat ini Citibank dengan jumlah pemegang kartu kredit sebanyak 1,5 juta masih menduduki posisi teratas dalam pangsa pasar penggunaan kartu kredit yaitu sekitar 35 persen," ujarnya.
Citibank sendiri, lanjut Rico, akan menargetkan pertumbuhan kartu kredit pada tahun ini bertambah.
(ir/qom)











































