Tim GMTN yang terdiri Departemen Keuangan, Bank Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia telah melakukan pertemuan dengan para manajer investasi, bank-bank, dan investor lainnya di London, New York, Boston, San Fransisco, Los Angeles, Singapura dan Hong Kong.
Investor Update ini dilaksanakan untuk memperkenalkan Program GMTN dan menyampaikan informasi terkini mengenai profil kredit Indonesia. Program GMTN telah dibentuk pada tanggal 28 Januari 2009 yang ditujukan untuk penerbitan Surat Utang Negara Republik Indonesia dalam valuta asing di masa mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan ketidakpastian atas kondisi pasar keuangan dunia, Investor Update disambut baik oleh pasar ditandai dengan banyaknya permintaan pertemuan dengan delegasi Indonesia.
Kinerja Surat Utang Negara Indonesia dalam valuta asing telah melampaui kinerja indeks surat utang negara lainnya pada pasar negara berkembang sejak dikeluarkannya pengumuman mengenai Investor Update pada tanggal 28 Januari 2009.
Barclays Capital dan UBS Investment Bank, sebagai Arrangers dalam Program GMTN ini, telah menyusun pertemuan-pertemuan tersebut di atas bagi Republik Indonesia.
Dengan mempertimbangkan kondisi pasar, Indonesia akan mempersiapkan penerbitan Surat Utang Negara berdenominasi dollar Amerika Serikat dalam Program GMTN setelah Investor Update berakhir dan proses pembahasan APBN oleh DPR selesai dilakukan. (ir/ir)











































