James Riyadi: Suku Bunga Perlu Diturunkan Lagi

James Riyadi: Suku Bunga Perlu Diturunkan Lagi

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2009 15:43 WIB
James Riyadi: Suku Bunga Perlu Diturunkan Lagi
Jakarta - Kecenderungan suku bunga bank sentral dunia yang turun membuat suku bunga di Indonesia menjadi terlalu tinggi. Indonesia perlu menurunkan suku bunga lagi untuk memacu pemulihan ekonomi.

"Suku bunga perlu untuk diturunkan lagi supaya membantu pemulihan ini," kata pemilik kelompok usaha Lippo, James Riyadi.

Hal itu diungkapkan James, disela-sela kuliah umum pakar ekonomi internasional Professor Dr. Steve H Hanke yang diadakan Universitas Pelita Harapan dan KADIN di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (18/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

James menilai ada tiga hal yang bisa memacu pemulihan ekonomi di tahun depan yakni suku bunga yang menurun, sistem perbankan yang jalan dan minat atas pembelian perumahan yang tertunda muncul kembali.

"Jadi 3 hal ini akan memacu tahun depan untuk recovery," katanya.

Suku bunga lanjut James, harus sebanding dengan inflasi dan suku bunga di luar negeri, yang selama ini dalam posisi negatif interest rate.

"Jadi mungkin masih bisa turun. Suku bunga untuk turun menjadi satu digit sangat kecil dalam jangka pendek. Tapi ada peluang turun 1-2 persen," katanya.Β Β Β  Β 

Dia menilai kebijakan moter dapat memberikan stimulus psikologi dan kepercayaan pasar, khususnya jika kebijakan itu dapat menstabilkan pasar.

"So far kebijakan moneter di Indonesia cukup baik, kesalahan yang dilihat di Amerika itu swing-nya terlalu drastis, jadi reactivenya luar biasa. Tapi di Indonesia kan kecenderungannya itu untuk lebih konservatif, lebih hati hati dan lebih pelan untuk merespons," katanya. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads