BNI Tingkatkan Porsi Kredit UKM dan Konsumsi

BNI Tingkatkan Porsi Kredit UKM dan Konsumsi

- detikFinance
Kamis, 19 Feb 2009 13:36 WIB
BNI Tingkatkan Porsi Kredit UKM dan Konsumsi
Jakarta - PT Bank Nasional Indonesia Tbk (BNI) berencana meningkatkan porsi kucuran kredit konsumsi dan usaha kecil dan menengah di tahun 2009. Selama ini, porsi kucuran kredit terbesar adalah kredit korporasi yang mencapai 55 persen dari total kredit.

Sedangkan sisanya sebanyak 45 persen merupakan kredit konsumsi dan UKM. Nantinya, porsi kredit korporasi hanya 40 persen dari total kredit, sedangkan 60 persen sisanya merupakan porsi kredit konsumsi dan UKM.

Demikian hal itu dikemukakan Direktur Konsumer BNI Darwin Suzandi di kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (19/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œKita menuju 40 persen korporasi dan 60 persen untuk UKM dan konsumsi. Itu untuk keseimbangan saja. Kita sudah belajar, yang strukturnya kuat kan sektor kecil dan menengah,” katanya.

Ia mengatakan, outstanding kredit bank plat merah tersebut sepanjang tahun 2008 mencapai Rp 110-111 triliun. Tahun ini, outstanding kreditnya bisa tumbuh sebanyak 17-18 persen, atau sekitar Rp 129–130 triliun.

Turunkan suku bunga kuartal pertama 2009

Menurutnya, saat ini bank plat merah tersebut juga sedang mengkaji kemungkinan untuk menurunkan suku bunga di kuartal pertama 2009. Ia mengatakan, saat ini tingkat suku bunga bank BUMN itu berada pada posisi 14-15 persen.

β€œKalau rata-rata historical kita, mungkin (penurunan) maksimum setengah sampai satu persen. Tiap bank kan punya hitungan masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, penurunan suku bunga itu berlaku untuk seluruh sektor kredit perseroan, mulai dari kredit perumahan, kredit otomotif hingga kartu kredit.


(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads