Penurunan Laba Perbankan Dinilai Masih Wajar

Penurunan Laba Perbankan Dinilai Masih Wajar

- detikFinance
Senin, 23 Feb 2009 19:40 WIB
Penurunan Laba Perbankan Dinilai Masih Wajar
Jakarta - Berdasarkan data yang diterima Bank Indonesia (BI), sejumlah perbankan mengalami penurunan laba bersih pada triwulan IV tahun 2008 terkait krisis global.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D Hadad mengatakan, penurunan laba perbankan di Indonesia itu masih dalam batas kewajaran.

"Laba memang turun namun itu kan masih laba. Kan situasi ini krisis berat beneran dan saya kira apa yang dicapai oleh perbankan masih lumayan," kata Muliaman di gedung DPD, Jakarta, Senin (23/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata Muliaman, Rasio kecukupan modal atau CAR juga masih baik sekitar 16 persen. Hal ini termasuk batasan bank sehat yakni 8 persen, serta kredit rasio kredit macet (NPL) juga masih rendah.

Menurut Muliaman, kondisi ini dapat menjadi bekal perbankan ke depan untuk menghadapi krisis. "Saya pikir kan ini jadi bekal ibarat orang dalam perjalanan ibunya kasih bekal dan bekalnya masih cukup mestinya," ujarnya.

Muliaman mengakui, saat ini perbankan sudah mulai meningkatkan cadangan dananya. Hal itu sebagai langkah antisipasi saja dan dapat dipakai atau tidak.

"Ibarat nya jalan yang rusak masih tetap namun mobil yang melintas shock-nya masih baik," pungkasnya.

(lih/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads