Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Boediono usai acara panitia anggaran stimulus fiskal di gedung DPR, Senin malam (23/2/2009).
"Itu direvisi melihat kondisi, layaknya sekitar 15%, tapi saya kira angkanya mungkin akan turun dari 18%," ungkap Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan ekonomi ditimbulkan karena pengeluaran pemerintah dan konsumsi dan lainnya," ucapnya.
Seperti diketahui kalangan perbankan nasional telah mengajukan rencana bisnis bank tahun 2009 ini kepada BI, diantaranya target pertumbuhan kredit yang hanya mencapai 15,6% pada tahun ini. Angka ini jauh dari realisasi pertumbuhan kredit pada tahun 2008 lalu yang mencapai 31%.
(hen/ir)










































