Demikian disampaikan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein usai bertemu dengan Menkeu Keuangan Sri Mulyani di kantornya, Jl Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
"Dua-duanya ada (swasta dan pemerintah) dan beberapa tempat di Eropa, di bawah lima negara," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rekening dalam negeri sudah dicek. Saya lupa jumlahnya berapa, nominalnya berapa. Kalau yang di luar negeri belum dicek. Tapi dapat info dari luar, kita kerjasama dengan otoritas di sana. Jadi kita mau mulai cek," katanya.
Untuk proses selanjutnya, PPATK akan mengundang BI dan Bareskrim guna membahas penyidikan kasus ini lebih lanjut.
(lih/qom)











































