Rabobank Juga 'Cicipi' Dampak Krisis

Rabobank Juga 'Cicipi' Dampak Krisis

- detikFinance
Selasa, 10 Mar 2009 16:05 WIB
Rabobank Juga Cicipi Dampak Krisis
Jakarta - Rabobank memastikan pertumbuhan pinjamannya akan terpengaruh krisis ekonomi global pada tahun ini. Bank yang berpusat di Belanda ini bahkan memprediksi pengaruh krisis akan berdampak pada kerugian jangka panjang.

"Resesi akan membawa pengaruh pada pertumbuhan pinjaman dan akan terus berlanjut menjadi peningkatan angka kerugian yang mungkin mencapai angka rata-rata jangka panjang," demikian tercantum dalam siaran pers Rabobak yang diterima detikFinance, Selasa (10/3/2009).

Meski begitu, Rabobank masih berharap bisa menjaga tingkat solvabilitas dan likuiditas perusahaan. Perbankan, terutama bank-bank koperasi diharapkan lebih berhati-hati dalam menyeimbangkan risiko dan imbal hasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat penting bagi kami untuk menjaga kesehatan modal untuk terus memberikan layanan jangka panjang," katanya.

Hempasan krisis yang dirasakan Rabobank kali ini memang tidak lepas dari anjloknya harga minyak pada kuartal keempat 2008. Guncangan harga minyak inilah yang diprediksi akan terus berlanjut pada 2009.

Kondisi ekonomi diperkirakan baru akan pulih pada 2010, setelah aktivitas ekspor di sejumlah negara menemukan titik terang.

"Apabila terjadi kemajuan, perekonomian dunia akan mampu untuk mulai pulih pada 2010," katanya.
(lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads