Fungsi intermediasi perbankan menurun pada bulan Januari 2009, tercermin pada menurunnya posisi kredit. Selama Januari 2009 posisi kredit mencapai Rp 1.325,3 triliun, menurun dibandingkan dengan posisi Desember 2008 yang sebesar Rp 1.353,6 triliun.
Namun kredit pada Januari 2009 masih mencatat pertumbuhan jika dibandingkan posisi per Januari 2008 yang hanya Rp 1.031,1 triliun. Dengan demikian secara tahunan kredit JanuariΒ 2009 tumbuh sebesar 28,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peningkatan CAR antara lain disebabkan oleh menurunnya kredit selama Januari 2009," demikian Tinjauan Kebijakan Moneter yang dirilis BI, Rabu (11/3/2009).
Dari sisi aset perbankan, data menunjukkan kecenderungan total aset yang terus meningkat secara year on year, namun menurun jika dibandingkan Desember 2008.
Pada bulan Januari total aset perbankan mencapai Rp 2.307,1 triliun atau meningkat sebesar 18,9% (yoy) dibandingkan aset perbankan per Januari 2008 yang sebesar Rp 1.940,3 triliun. Namun turun jika dibandingkan posisi per Desember 2008 yang sebesar Rp 2.310,6 triliun.
Dana pihak ketiga (DPK) perbankan juga mulai mengalami penurunan secara month to month, namun mencatat pertumbuhan secara year on year. DPK perbankan per Januari 2009 tercatat sebesar Rp 1.745,6 triliun, atau turun dibandingkan posisi per Desember 2008 yang sebesar Rp 1.753,3 triliun. Namun meningkat dibanding posisi per Januari 2008 yang sebesar Rp 1.031,1 triliun.
Untuk NPL gross per Januari 2009 juga mulai meningkat menjadi 4,2% dibandingkan posisi per Desember 2008 yang sebesar 3,8%. Namun menurun jika dibandingkan NPL per Januari 2008 yang sebesar 4,8%. (qom/ir)











































