Demikian hal itu dikemukakan oleh Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/3/2009).
"(Dividen) Pasti akan lebih sedikit tapi belum kita hitung. Karena dikhawatirkan NPL akan tinggi maka sebagian dana akan dipakai untuk cadangan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu laporan dari semua Bank BUMN mengenai kinerjanya sepanjang tahun 2008. Dari situ bisa diketahui berapa dividen yang akan diambil juga yang diajukan oleh BUMN yang bersangkutan.
(ang/lih)











































