Ekonomi Syariah Capai Rp 52 Triliun di Januari 2009

Ekonomi Syariah Capai Rp 52 Triliun di Januari 2009

- detikFinance
Kamis, 12 Mar 2009 11:13 WIB
Ekonomi Syariah Capai Rp 52 Triliun di Januari 2009
Bandung - Sistem ekonomi syariah memang terbukti selamat dari krisis global. Ini terbukti dari transaksi ekonomi berbasis syariah yang tumbuh hingga 44% dari tahun lalu.

Menurut Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Ramzi A Zuhdi, Sampai dengan Januari 2009 perkembangan ekonomi syariah mencapai Rp 52 triliun atau mengalami pertumbuhan 44% dibanding tahun lalu.

"Kita patut bersyukur, krisis ekonomi global secara signifikan tidak berpengaruh pada ekonomi syariah," ujarnya saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Ekonomi Syariah di Graha Sanusi Unpad, Kamis (12/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kestabilan ekonomi syariah tersebut dikarenakan lembaga-lembaga keuangan berbasis ekonomi syariah tidak ikut dalam pasar modal.

"Kondisi ekonomi syariah relatif terjaga karena tidak ikut dalam pasar modal yang cenderung spekulatif, sedangkan ekonomi syariah fokus pada sektor ekonomi domestik," jelas Ramzi.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar perpotensi untuk mengembangkan dan mengeksplorasi ekonomi syariah agar dapat menjadi yang terdepan. Apalagi saat ini ekonomi syariah telah mulai menggeliat baik di Indonesia maupun di dunia sehingga membuat adanya perubahan arah ekonomi.

"Kini sudah banyak lembaga jasa keuangan syariah, pasar obligasi syariah, reksadana syariah, dan pasar modal syariah," ujar Ramzi.

Dengan sistem yang berbasis pada keadilan dan keseimbangan diharapkan ekonomi syariah dapat menjadi pendorong ekonomi di Indonesia.

"Ekonomi syariah dapat menjadi lokomotif penggerak keuangan," ujar Ramzi.

(tya/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads