Bank Diminta Bikin Program Krisis untuk UMKM

Bank Diminta Bikin Program Krisis untuk UMKM

- detikFinance
Sabtu, 14 Mar 2009 12:23 WIB
Bank Diminta Bikin Program Krisis untuk UMKM
Pulau Seribu - Perbankan dianjurkan memiliki program pembiayaan krisis yang dapat diakses dengan mudah oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
 
Hal ini disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan, Eddy Putra Irawadi dalam 'Rapat Roadmap pemberdayaan UMKM khusus untuk kawasan Outsourching dan Factoring ' di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Sabtu (14/3/2009).
 
"Bank-Bank yang pro UKM seperti BNI dan Mandiri saya lihat belum memiliki program pembiayaan krisis," ujar Eddy.
 
Pembiayaan krisis yang dimaksudkan Eddy, yaitu pembiayaan yang prosesnya cepat, persyaratan mudah, bunga dan agunannya ringan. "Pembiayaan krisis ini perlu karena akan sangat membantu UMKM," kata Eddy.  
 
Selain perbankan, Eddy juga berharap, lembaga non perbankan seperti koperasi dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia memiliki program ini.
 
"Untuk LPEI, mereka juga harus memiliki program pembiayaan krisis untuk menolong ekspor yang dilakukan UMKM," jelasnya.
 
Eddy berharap Bank-bank memiliki program untuk pembiayaan krisis ini dengan gayanya masing-masing. "Setiap bank diharapkan punya program pembiayaan krisis dengan caranya masing-masing," ungkapnya.

UMKM berkontribusi terhadap PDB cukup besar. Selain itu peranan dalam ekspor dan investasi juga besar dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 49 juta orang.



(epi/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads