Cadangan Devisa RI Bakal Turun di Bawah US$ 50 M Akhir 2009

Cadangan Devisa RI Bakal Turun di Bawah US$ 50 M Akhir 2009

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 12:30 WIB
Cadangan Devisa RI Bakal Turun di Bawah US$ 50 M Akhir 2009
Jakarta - Cadangan devisa RI sampai akhir 2009 diperkirakan akan turun mencapai US$ 48,798 miliar dari posisi akhir 2008 yang sebesar US$ 51,639 miliar. Gejolak nilai tukar rupiah yang terjadi menjadi penyebab penurunannya.
 
Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono dalam acara seminar moneter di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
 
"Penyebabnya kalau kita lihat pengaruh dari current account, apakah dia bisa defisitnya tidak terlalu besar. Meskipun ekspornya drop tapi kalau impornya drop terlalu besar defisitnya bahkan bisa surplus, yang kedua di portofolio kita lihat di swasta ternyata pinjaman luar negeri US$ 17,4 miliar (jatuh tempo)," tuturnya.
 
Selain itu, pembayaran serta penarikan utang luar negeri pemerintah dan swasta memang menjadi penyebab penurunan dan kenaikan cadangan devisa.
 
Namun Hartadi berjanji, BI akan terus mencari tindakan berjaga-jaga supaya apabila situasi memburuk, penurunan cadangan devisa tidak terjadi terlalu besar.
 
"Di sisi regional dengan ASEAN+3 kita sudah ada US$ 18 miliar, kita sedang negosiasi kalau ada yang bisa double size dari bilateral swap, itu belum kita tarik untuk jaga-jaga sehingga tidak akan menggerus banyak cadangan devisa," katanya.
 
Sebagai anggota ASEAN+3 Indonesia memperoleh dukungan berupa BSA dengan 3 negara senilai US$ 18 miliar (Jepang US$ 12 miliar, China US$ 4 miliar, dan Korea Selatan US$ 2 miliar). Selain itu ada juga pooling funds dalam kerangka Chiang Mai Initiatives sebesar US$ 120 miliar.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads