"Pertumbuhan kredit di tahun 2008 sebesar Rp 4,8 triliun dan akan menjadi Rp 5,6 trilliun di tahun ini," ujar ujar Presiden Direktur Bank Bumiputera, MC Palaniappan dalam acara penandatanganan MoU dengan Tripa di Gedung Tripa, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
Ia menambahkan di tahun 2009 ini perseroan menargetkan pertumbuhan kreditnya naik sebesar Rp 800 miliar yang akan membuat Bank Bumiputera semakin mantap dalam meyalurkan kreditnya kepada sektor riil.
"Rasio kredit bermasalah (NPL) saat ini di posisi 4 persen dan akan kita maintain tetap pada posisi tersebut sedangkan untuk kenaikan dana pihak ketiga (DPK) kita targetkan akan tumbuh 20 persen di tahun ini," paparnya.
Palaniappan mengatakan rencana untuk rights issue di tahun ini masih direncanakan dan dipertimbankan lebih lanjut lagi, karena saat ini Bumiputera masih tetap fokus di ekspansi kreditnya.
Sementara itu perseroan juga berharap kerjasama dengan PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) dalam Penjaminan Agunan Kredit ikut meningkatkan kredit perseroan.
"Kami mengharapkan dengan adanya kerjasama ini maka akselerasi pertumbuhan kredit Bumiputera dapat ditingkatkan lagi," ujar Palaniappan.
Sementara Vice President Director PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa), Toni Indarto mengatakan, melalui kerjasama ini Tripa akan melindungi keamanan barang-barang yang diserahkan sebagai agunan fasilitas kredit oleh debitor.
"Melalui sektor perbankan, punya beberapa yang bisa dilihat, dan jaminan itu bervariasi, seperti mobil, sampai properti (tanah dan bangunan), supaya nilai jualnya baik, bila terjadi kerugian maka kerugian tersebut akan ditutup oleh Tripa," ujarnya.
Untuk target premi ditahun ini, lanjut Toni, akan tumbuh 17 persen dari tahun 2008 atau naik sebesar 435 miliar. "Bidang jasa kami merupakan bidang asuransi kerugian, tahun ini kami tetap memfokuskan pada kontribusi kebakaran," pungkasnya.
(dru/ir)











































