Laba tahun 2008 merupakan pencapaian tertinggi bank BUMN itu sepanjang sejarahnya. Bank Mandiri pernah mencapai laba Rp 5 triliun di tahun 2004 sebesar Rp 5,255 triliun.
Kenaikan laba ini didukung oleh pendapatan bunga bersih sebesar 19,5% menjadi Rp 15,285 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 12,786 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fee based Income di 2008 mencapai Rp 4,654 triliun atau naik 37,2% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 3,391 triliun.
Total kredit sepanjang 2008 sebesar Rp 174,5 triliun naik 26% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 138,5 triliun.
Dana pihak ketiga tahun 2008 mencapai Rp 289,1 triliun naik 16,9% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 247,4 triliun.
Rasio kecukupan modal (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit dan pasar 15,77% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 20,75%. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 15,83% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 21,11%.
Rasio kredit macet (NPL) gross 4,7% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 7,2% serta NPL net 1,09% turun dibanding tahun 2007 yang sebesar 1,51%.
Total aset bank terbesar di Indonesia itu mencapai Rp 358,4 triliun atau naik 12,3% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 319,1 triliun.
Bank Mandiri juga menaikkan biaya pencadangan bersih (provision net) 49,1% menjadi Rp 2,595 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 1,74 triliun.
(ir/qom)











































