Pasar SUN Belum Stabil

Pasar SUN Belum Stabil

- detikFinance
Rabu, 01 Apr 2009 08:23 WIB
Pasar SUN Belum Stabil
Jakarta - Pasar SUN (Surat Utang Negara) dinilai pelaku pasar masih belum stabil. Kondisi ini menjadi penyebab sepinya lelang penukaran (debt switch) SUN pada 31 Maret 2009.
 
"Lelang debt swicth kemarin menunjukkan investor belum mempunyai horison investasi jangka panjang. Mereka masih mempunyai persepsi pasar SUN yang masih volatile sehingga mereka tidak mau memperpanjang durasi portofolionya," tutur Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Rabu (1/4/2009)..
 
Rahmat mengatakan dalam dua hari terakhir terjadi penurunan harga aset keuangan (saham dan obligasi) yang cukup tajam yang menyebabkan minat investor untuk bertransaksi SUN kecil.
 
Pada lelang debt switch yang dilakukan Selasa kemarin (31/3/2009), jumlah atau nilai nominal yang dimenangkan oleh pemerintah hanya sebesar Rp 30 miliar, dari jumlah penawaran yang disampaikan peserta lelang yang sebesar Rp 369 miliar.
 
Dari 24 seri SUN yang bisa ditukarkan, hanya 8 seri SUN yang ditawarkan oleh peserta lelang. Sementara yang dimenangkan pemerintah hanya 1 seri yaitu ZC0003, dari 43.000 unit yang ditawarkan hanya 30.000 yang dimenangkan.
 
Total SUN yang ditawarkan dalam lelang tersebut adalah sebanyak 369.000 unit dan hanya 30.000 unit yang dimenangkan.
 
Tujuan pemerintah melakukan lelang debt switch ini adalah untuk mengurangi pembayaran kupon dengan menukar atau mengganti seri-seri kupon tinggi dengan kupon rendah.
 
Selain itu lelang debt switch SUN ini juga dilakukan untuk mengurangi tekanan risiko refinancing terutama di 2009, serta membuat seri benchmark baru terutama untuk seri penukar sehingga pasar SUN semakin likuid.

(dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads