Gubernur Bank Indonesia Boediono tidak menyebutkan darimana saja sumber tambahan cadangan devisa itu. Namun cadangan devisa US$ 54,8 miliar itu setara 5,9 bulan kebutuhan impor plus kebutuhan utang luar negeri pemerintah
Yang pasti cadangan devisa itu bertambah antara lain dari penerbitan Sukuk global pemerintah Indonesia yang mencapai US$ 3 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boediono menjelaskan, Neraca Pembayaran Indonesia triwulan I-2009 ternyata lebih baik. Volume ekspor komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan tembaga masih baik. Tapi untuk manufaktur menurun karena di tengah krisis permintaan global menurun.
"Untuk triwulan I, neraca pembayaran diperkirakan surplus US$ 3,5 miliar," ujar Boediono.
Perbandingan cadangan devisa Indonesia sepanjang tahun 2009 adalah:
- Akhir Januari: US$ 50,869 miliar
- Akhir Februari: US$ 50,564 miliar.










































