"Dua nama ini adalah nama yang menurut saya kompeten dan integritas tinggi, saya kira itu nama yang baik sekali dan saya kira kita akan selalu bisa kerjasama dengan mereka," ujar Boediono di kantornya, Jakarta, Jumat (3/4/2009).
Pemerintah telah mengirim dua nama calon pengganti Miranda Goeltom sebagai DGS BI, yang akan habis masa tugasnya 26 Juni 2009. Kedua calon itu adalah Dirjen Pajak Darmin Nasution dan mantan Ketua Umum Perbanas Gunarni Soeworo yang kini juga menjadi komisaris independen Bank Mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Presiden sebelumnya sempat menunjuk dua orang luar juga untuk menjadi calon Gubernur BI menggantikan Burhanuddin Abdullah. Kedua calon eksternal itu adalah Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo dan Wakil Dirut PPA Raden Pardede. Namun kedua calon itu ditolak, sehingga pemerintah akhirnya mencalonkan satu orang yakni Boediono yang akhirnya terpilih secara aklamasi. Boediono sendiri sebenarnya bukanlah orang yang asing bagi BI, karena pernah menjabat sebagai Direktur BI.
Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ditemui disela-sela KTT London menolak untuk berkomentar saat ditanya mengenai pencalonan Darmin sebagai DGS BI. Padahal Darmin selama ini selalu menjadi andalan Menkeu, termasuk saat mencapai target pajak di tahun yang penuh gejolak kali ini.
"Nanti dibahas lagi, saya belum bisa berkomentar," ujar Sri Mulyani singkat saat ditemui disela-sela KTT G20, beberapa hari lalu.
(qom/ir)











































