Pasar Obligasi Belum Stabil, Pemerintah Belum Berani Lepas Sukuk Global

Pasar Obligasi Belum Stabil, Pemerintah Belum Berani Lepas Sukuk Global

- detikFinance
Sabtu, 04 Apr 2009 14:45 WIB
Pasar Obligasi Belum Stabil, Pemerintah Belum Berani Lepas Sukuk Global
Jakarta - Pemerintah belum berani melepaskan sukuk global ke pasar meskipun saat ini yield (imbal hasil) dari GMTN (Global Medium Term Notes) sudah turun satu digit sejak diterbitkan pada 27 Februari 2009. Kondisi pasar obligasi dianggap belum stabil.

Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, meskipun yield GMTN saat ini turun pemerintah belum berkeyakinan sekarang menjadi saat tepat untuk melepas sukuk global ke pasar. Dua seri GMTN yang diterbitkan pemerintah adalah pertama dengan tenor 5 tahun dengan yield 10,5%, sementara seri kedua dengan tenor 10 tahun dan yield sebesar 11,75%.

"Kita perlu lihat apakah penguatan nilai obligasi ini hanya sesaat atau belum, karena saat ini harga saham dan obligasi masih bisa naik turun," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat malam (3/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, pemerintah belum bisa mengatakan kapan akan melepas sukuk global ini ke pasar. "Kita belum tentukan eksekusinya. Kita lihat perkembangan lebih lanjut. Saham itu kan sempet turun nah terus naik lagi. Jadi kondisi saat ini bullish in the bearish market, karena market masih bearish," imbuh Rahmat.

Pemerintah berencana menerbitkan sukuk global di tahun ini dengan nilai sekitar US$ 500 juta. Namun pelaksanaannya diundur dari rencana awal pada akhir 2008. Pemerintah telah menunjuk 3 joint lead manager untuk penerbitan sukuk global yaitu Standard Chartered Bank, HSBC dan Barclays.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads