Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, meskipun yield GMTN saat ini turun pemerintah belum berkeyakinan sekarang menjadi saat tepat untuk melepas sukuk global ke pasar. Dua seri GMTN yang diterbitkan pemerintah adalah pertama dengan tenor 5 tahun dengan yield 10,5%, sementara seri kedua dengan tenor 10 tahun dan yield sebesar 11,75%.
"Kita perlu lihat apakah penguatan nilai obligasi ini hanya sesaat atau belum, karena saat ini harga saham dan obligasi masih bisa naik turun," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat malam (3/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah berencana menerbitkan sukuk global di tahun ini dengan nilai sekitar US$ 500 juta. Namun pelaksanaannya diundur dari rencana awal pada akhir 2008. Pemerintah telah menunjuk 3 joint lead manager untuk penerbitan sukuk global yaitu Standard Chartered Bank, HSBC dan Barclays.
(dnl/qom)










































