Penurunan BI Rate Dongkrak DPK Bank Syariah

Penurunan BI Rate Dongkrak DPK Bank Syariah

- detikFinance
Minggu, 05 Apr 2009 13:17 WIB
Penurunan BI Rate Dongkrak DPK Bank Syariah
Jakarta - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) diperkirakan akan mendongkrak posisi dana pihak ketiga (DPK) bank-bank syariah. BI memprediksi akan terjadi migrasi dana dari bank konvensional ke bank syariah.

"Normalnya secara umum, jika BI Rate turun, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan konvensional akan lari akan ke bank Syariah," ujar Direktur Perbankan Syariah, Ramzi A Zuhdi, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (5/4/2009).

BI baru saja memangkas kembali BI Rate ke level 7,5% pada Jumat lalu. Menurut Ramzi, penurunan ini akan membawa dampak positif ke industri perbankan syariah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, secara logika umum jika nanti bank-bank konvensional semua menurunkan suku bunga acuan sesuai BI Rate, maka akan terjadi pelarian dana ke perbankan Syariah, hal ini dikarenakan masyarakat yang membutuhkan dana, tidak akan mau mendapatkan suku bunga yang tinggi.

"Di saat bunga naik nah itu yang biasanya ada tekanan dari bank konvensional dan masyarakat cenderung meminjam dana ke konvensional," jelasnya.

Jika bunga turun, lanjut Ramzi, perbankan konvensional yang membutuhkan dana untuk memberikan pinjaman kepada masyarakat cenderung akan menaikkan suku bunganya, hal tersebut yang akan membuat masyarakat biasanya lari ke perbankan syariah.

"Itu secara umum mesti dipegang dengan cara pemikiran perbankan syariah," kata Ramzi.

Namun Ramzi juga menjelaskan bahwa dampak positif perbankan syariah ini biasanya baru 6 bulan kemudian.

"Karena ini masalah bunga, turunnya BI Rate-kan tidak serta merta diikuti oleh penurunan bunga di bank konvesional biasanya baru 3 – 6 bulan kemudian,"ujarnya.

Nantinya, Lanjut Ramzi, begitu bank konvensional bergerak, baru bank syariahnya ikut terpengaruh.

"Secara logika umum begitu nanti bank-bank konvensional semua menurunkan bunganya itu malah bank syariah yang akan kebanjiran DPK," kata Ramzi.

Untuk saat ini pelarian dana masyarakat menurut Ramzi saat ini sudah bisa diprediksi tidak seperti jaman dahulu.

"Untung sudah ada sukuk, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) syariah, jadi kan ada pelariannya. jaman dulu kan ga ada pelariannya," pungkasnya.

(dro/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads