4 Tuntutan Karyawan UOB Buana Belum Terpenuhi

4 Tuntutan Karyawan UOB Buana Belum Terpenuhi

- detikFinance
Selasa, 07 Apr 2009 10:05 WIB
4 Tuntutan Karyawan UOB Buana Belum Terpenuhi
Jakarta - Separuh lebih karyawan Bank UOB Buana melanjutkan aksi mogok kerjasnya pada hari ini. Karyawan akan tetap mogok kerja sampai keempat tuntutan mereka dipenuhi.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh detikFinance, Selasa (7/4/2009), empat tuntutan karyawan adalah sebagai berikut:

  1. Pengangkatan sebagai pegawai tetap seluruh pegawai (pengemudi, satuan pengamanan (satpam), office boy seluruh Indonesia dengan masa kerja melebihi dari 3 (tiga) tahun dengan pertimbangan hal ini merupakan tuntutan normatif berdasarkan UU No13 tahun 2003, Kepmenakertrans No. KEP.100/MEN/VI/2004 serta PKB khususnya Pasal 10.
  2. Transparansi Pembubaran dan Perhitungan Dana Pensiun yang juga merupakan hak dasar setiap pekerja yang tercatat sebagai peserta.
  3. Bonus yang wajar seperti tahun 2007
  4. Kenaikan Gaji menyesuaikan dengan implementasi PKB pasal 29 ayat (2) dengan tuntutan sebesar 15%

Keempat tuntutan tersebut merupakan sisa dari 7 tuntutan yang belum dipenuhi pihak manajemen pada karyawannya. Karena belum terpenuhi, Serikat Pekerja UOB Buana pun sepakat untuk menggelar aksi mogok kerja nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai akibat gagal berunding, maka Serikat Pekerja Karyawan PT Bank UOB Buana Tbk (SPKUOBB) melaksanakan Mogok Kerja Nasional pada tanggal 6-8 April 2009 sebagai pilihan terakhir yang dilakukan dengan sangat terpaksa, mengingat permasalahan Hubungan Industrial dengan dialog untuk mencari penyelesaian dengan musyawarah untuk mufakat masih tetap belum selesai," demikian isi surat Dewan Pimpinan Pusat SPKUOBB yang diperoleh detikFinance, Selasa (7/4/2009).

Intimidasi di Cabang Medan

Tidak semua cabang UOB Buana yang mogok kerja kemarin melanjutkan aksinya pada hari ini. Seperti kantor cabang UOB Buana di Medan yang berhenti mogok kerja pada Senin (6/4/2009) pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang beredar, karyawan cabang Medan berhenti mogok kerja karena adanya intimidasi dari Depnakertrans dan kepolisian setempat.Β 
(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads