Jumlah tersebut merupakan komitmen pinjaman siaga yang berasal dari pemerintah Jepang yang disampaikan melalui JBIC.
Bentuk dukungan pemerintah Jepang dilakukan dengan (1) memberikan jaminan terhadap obligasi negara yang diterbitkan pemerintah Indonesia di pasar Jepang, dan (2) memberikan pinjaman siaga apabila penerbitan obligasi negara tersebut gagal atau tidak mencapai target.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Rahmat mengatakan rencananya pemerintah akan menerbitkan Samurai Bond pada Juni 2009 ini. Namun pemerintah tidak akan menerbitkan langsung sebesar US$ 1,5 miliar.
"Kemungkinan penerbitan akan dilakukan dalam beberapa tranches (seri). Tranche pertama US$ 500 juta dan seterusnya, tergantung daya serap pasar," tukas Rahmat.
(dnl/qom)











































