Masing-masing pihak belum punya titik temu mengenai besaran kenaikan gaji dan bonus. Manajemen menilai permintaan karyawan sulit dipenuhi sementara karyawan tetap pada tuntutannya.
"Direksi salah, kita bukan nuntut 26% tapi penyesuaian gaji itu 15%. Jadi yang biasanya kita naik taksi kita kurangi naik bajaj," kata Hari Wibowo, Litbang SPKUOBB ketika dihubungi detikFinance, Rabu (8/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Hadi pembahasan semalam berjalan alot dan manajemen berdalih akan berbicara dulu dengan pemegang saham.
Pemegang saham tunggal Bank UOB Buana dalah UOB International Investment Private Ltd sebesar 98,977%. UOB adalah salah satu bank papan atas di Singapura.
Seperti diketahui, dalam pertemuan karyawan dengan manajemen Bank UOB Buana yang difasilitasi Depnakertrans Selasa kemarin (7/4/2009), manajemen UOB mengaku siap memenuhi dua dari empat tuntutan SPKUOBB. Namun serikat pekerja tetap menuntut keempat tuntutannya terpenuhi secara penuh. Jika tidak, mogok kerja akan terus berlangsung.
Manajemen sepakat untuk mengangkat tenaga kontrak, namun hanya yang berusia produktif atau di bawah 45 tahun. Itu pun hanya mereka yang indeks prestasi kerjanya 3, dari skala 1 sampai 5.
Sementara untuk masalah dana pensiun manajemen akan memberikan tambahan dana sebesar Rp 10,5 miliar dari dana yang tersedia sebanyak Rp 400 miliar.
Sedangkan untuk dua tuntutan lainnya, yaitu gaji dan bonus belum bisa dipenuhi manajamen.
(ir/qom)











































