Cadangan Devisa China Capai US$ 1,954 Triliun

Cadangan Devisa China Capai US$ 1,954 Triliun

- detikFinance
Sabtu, 11 Apr 2009 12:38 WIB
Cadangan Devisa China Capai US$ 1,954 Triliun
Beijing - Posisi China sebagai pemilik cadangan devisa terbesar dunia makin sulit dikejar. Pada akhir Maret 2009, China membukukan cadangan devisa hingga US$ 1,954 triliun.

Jumlah itu kalau dikalikan rupiah di level 11.000 bisa mencapai Rp 21.494.000.000.000.000. Sedangkan jika dibandingkan dengan APBN 2009 yang sebesar Rp 1.000 triliun jumlahnya lebih dari 21 kali lipat. Sedangkan cadangan devisa Indonesia sendiri cuma US$ 54,8 miliar.

Bank Sentral China atau People's Bank of China seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/4/2009) mengumumkan cadangan devisa akhir Maret 2009 sebesar US$ 1,9537 triliun yang meningkat US$ 7,7 miliar sepanjang triwulan I-2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cadangan devisa China ini sedikit lebih rendah dari prediksi 10 ekonom yang disurvei Reuters sebesar US$ 1,955 triliun.

Sepanjang 2008, cadangan devisa China bertambah US$ 417,8 miliar. Penambahan ini lebih rendah ketimbang kenaikan 2007 yang sebesar US$ 461,9 miliar. Sedangkan kenaikan devisa di 2006 sebesar US$ 247,3 miliar dan tahun 2005 naik US$ 209 miliar.

Cadangan devisa China menggelembung karena bank sentral negara tersebut menahan penurunan mata uang yuan. Selain itu, China juga membeli dolar AS dalam jumlah banyak yang membuat surplus perdaganganya besar. Faktor investasi langsung dan spekulasi di pasar modal juga menjadi salah satu pemicunya.

Berikut angka cadangan devisa China:
  • Maret 2009Β Β Β Β Β Β Β Β Β  US$ 1,953 triliun
  • Desember 2008Β Β  US$ 1,946 triliun
  • September 2008Β  US$ 1,905 triliun
  • Juni 2008Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  US$ 1,808 triliun
  • Maret 2008Β Β Β Β Β Β Β Β Β  US$ 1,682 triliun
  • Desember 2007Β Β  US$ 1,528 triliun
  • September 2007Β  US$ 1,433 triliun.Β Β Β Β 
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads