Premi Prudential Naik 27,52% di 2008

Premi Prudential Naik 27,52% di 2008

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2009 17:06 WIB
Premi Prudential Naik 27,52% di 2008
Jakarta - PT Prudential Indonesia membukukan pendapatan premi sebesar Rp 7,022 triliun, naik 27,52% di 2008. Kenaikan terutama didorong oleh penjualan polis baru sebesar Rp 4,136 triliun.

Hal tersebut disempaikan Presiden PT Prudential Indonesia Kevin Holmgren pada Paparan Hasil Bisnis Prudential Indonesia 2008 di Hotel Ritz Carlton, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (14/4/2009).

"Prudential Indonesia membukukan kinerja yang cukup positif di 2008. Total pendapatan premi mencapai Rp 7,022 triliun, naik 27,52%," ujar

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total pendapatan premi perseroan di 2007 sebesar Rp 5,507 triliun. Penjualan polis baru di 2008 sebesar Rp 4,136 triliun, naik 15,82% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 3,571 triliun.

"Pendapatan dari perpanjangan polis sebesar Rp 2,886 triliun di 2008, naik 49,11% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 1,935 triliun," ujar Kevin.

Pendapatan premi bisnis syariah mencapai Rp 844 miliar dan total pendapatan bisnis baru syariah Rp 821 miliar.

"Sambutan dan minat masyarakat terhadap produk dan layanan syariah sangat baik dan kami optimis akan masa depan bisnis syariah, " kata Kevin.

Total klaim selama 2008, dia mengatakan, sebanyak 37.299 kasus dengan nilai Rp 324 miliar, atau naik 28 persen dibandingkan 2007. Angka tersebut tidak termasuk polis jatuh tempo (maturities), penarikan (withdraw) dan penebusan polis (surrenders).

Dari segi aset, perseroan membukukan koreksi sebesar 2,73% menjadi Rp 10,332 triliun di 2008. Tahun 2007, posisi aset perseroan sebesar Rp 10,621 triliun. Posisi dana kelolaan perseroan juga mengalami koreksi sebesar 12,19% menjadi Rp 9,017 triliun di 2008 dibanding posisi tahun 2007 sebesar Rp 10,270 triliun.

Total pendapatan investasi Prudential mengalami penurunan tajam hingga menembus batas positif alias minus Rp 3,031 triliun di 2008. Tahun 2007, perseroan masih membukukan pendapatan investasi sebesar Rp 1,901 triliun.

Kendati demikian, Kevin mengatakan hingga 2008 Prudential Indonesia masih memiliki kinerja terkuat dari seluruh bisnis Prudential di Asia.

"Prudential Indonesia salah satu kontributor terbesar bagi keseluruhan bisnis di kawasan Asia," jelas Kevin.



(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads