Demikian disampaikan Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4/2009).
"Ya, sudah offering. Karena sudah offering, saya nggak mau komentar," ujar Sri Mulyani singkat saat ditanya mengenai sukuk global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DPR juga sudah menyetujui sisa Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp 13,6 triliun untuk underlying asset penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), termasuk sukuk global ini.
Instrumen surat berharga syariah negara yang sudah diterbitkan pemerintah sebelumnya adalah Sukuk Ritel. Dalam penawaran sukuk ritel pada Februari lalu, pemerintah menyerap seluruhnya senilai Rp 5,556 triliun.
(qom/qom)











































