Nasabah Bank IFI Diminta Datang untuk Konfirmasi 27 April

Nasabah Bank IFI Diminta Datang untuk Konfirmasi 27 April

- detikFinance
Jumat, 17 Apr 2009 15:13 WIB
Nasabah Bank IFI Diminta Datang untuk Konfirmasi 27 April
Jakarta - Nasabah Bank IFI hingga kini belum bisa mengetahui nasib dananya di bank milik pengusaha Bambang Rachmadi. Nasabah diminta kembali lagi tanggal 27 April untuk mengetahui posisi dananya di Bank IFI.

"Tadi kata orang LPS kita suruh kembali lagi tanggal 27 April karena LPS membutuhkan waktu untuk memverifikasi," kata Fina salah seorang nasabah ketika ditemui di kantor pusat Bank IFI, di Plaza ABDA, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (17/4/2009).

Per akhir maret 2009 total rekening nasabah di Bank IFI mencapai 9.669 rekening dengan dana pihak ketiga (DPK) Rp 355,8 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simpanan-simpanan yang mencapai Rp 2 miliar kurang lebih ada 9.600 rekening dengan nominal Rp 160,4 miliar. Sedangkan simpanan di atas Rp 2 miliar sebanyak 30 rekening dengan jumlah nominal Rp 191,2 miliar.

LPS sendiri sudah mengumumkan mengenai penanganan simpanan nasabah di depan kantor Bank IFI:

1. LPS terlebih dahulu akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi untuk menenetukan simpanan yang layak dibayar dan yang tidak layak dibayar LPS

2. Simpanan dinyatakan tidak layak dibayar apabila:
a. Tidak tercatat dalam pembukuan bank
b. Nasabah adalah pihak yang diuntungkan secara tidak wajar seperti suku bunga yang melebihi penjaminan LPS
c. Nasabah merupakan pihak yang menyebabkan bank menjadi tidak sehat

3. Status simpanan nasabah penyimpan, syarat dan tata cara pengajuan klaim simpanan layak dibayar serta bank pembayar yang ditunjuk LPS untuk melakukan pembayaran klaim simpanan layak dibayar akan disampaikan pada pengumuman selanjutnya.

4. Nasabah diminta untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengaku dapat mengurus dan mempercepat pembayaran simpanan.

LPS menyiapkan dana lebih dari Rp 200 miliar untuk membayarkan rekening nasabah Bank IFI yang masuk perhitungan penjaminan LPS. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads